Senin, 05 Juli 2010

Messi Hanya Bisa Menangis

Minggu, 4 Juli 2010 - 01:51 wib


CAPETOWN – Argentina dipermalukan Jerman 0-4 di perempatfinal Piala Dunia 2010. Diego Maradona melihat Lionel Messi menangis di ruang ganti pemain.

Meski tidak mencetak gol, namun penampilan bintang Barcelona memang cukup meyakinkan selama turnamen berlangsung. Sayang hal itu tidak berlanjut di babak perempatfinal.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Cape Town, Sabtu (3/7/2010) kemarin, Messi harus rela melihat Tim Tango dipermalukan Jerman. Pemain terbaik dunia ini tidak berdaya menghadapi pertahanan Der Panzer.

“Saya melihat Messi menangis di ruang ganti pemain. Siapapun yang beranggapan dia tidak memiliki harga diri, maka itu sangat bodoh,” tegas Maradona selepas pertandingan dikutip USAToday, Minggu (4/7/2010).

Kendati demikian, Maradona tetap menganggap Messi salah satu pemain hebat di dunia. Pemain 23 tahun sudah berusaha untuk tampil maksimal selama turnamen ini berlangsung.

Dengan hasil ini, maka Jerman akan menanti pemenang antara Spanyol yang sedang menghadapi Paraguay pada babak perempatfinal lainnya di Elis Park Stadium.(cacink)

Terima Kasih Squad Tango

Minggu, 4 Juli 2010 - 02:15 wib

Foto: Pelatih Timnas Argentina Diego Maradona (Reuters)
CAPETOWN - Ambisi pelatih Diego Maradona membawa Timnas Argentina menjadi jawara Piala Dunia 2010 pupus sudah. Tim Tango terpaksa pulang lebih awal setelah dilindas Jerman 0-4 pada perempatfinal di Green Point Stadium.

Sejak awal Albicelestes mengungkapkan rasa percaya diri mampu menembus grand final. Namun anak asuh Maradona dikejutkan dengan permainan indah yang diperagakan Philipp Lahm dkk. Bahkan Jerman mendominasi sepanjang pertandingan.

Bagi Amerika Latin, ini merupakan kekalahan kedua yang sangat memalukan. Sebelumnya, Brasil bertekuk lutut di hadapan Belanda. Padahal, Brasil dan Argentina ditempatkan sebagai kandidat juara.

"Itu adalah permainan terbaik melawan Jerman. Semuanya berubah setelah gol pertama dan itu merupakan permainan yang berbeda. Kami seperti lawan mudah bagi mereka," kata pelatih Timnas Argentina Diego Maradona seperti dilansir reuters, Minggu (4/7/2010).

"Mereka menunjukkan ide-ide yang mereka tidak memiliki sebelumnya. Kami membiarkan mereka bermain dan mereka memanfaatkannya. Namun hasilnya tidak mencerminkan apa yang terjadi di lapangan," tegasnya.

"Saya ingin berterima kasih kepada semua tim saya dan pemain. Terima kasih juga kepada para pelatih lain dan semua orang yang membuat mimpi kami tidak menjadi kenyataan," lanjutnya.

"Saya ingin para pemain terus menampilkan apa yang mereka tunjukkan. Kemudian memperlihatkan segala sesuatu tentang sepakbola Argentina. Saya bangga dengan pemain. Saya ingin berterima kasih kepada mereka. Kami tidak tidak mendapatkan apa yang kami harapkan," bebernya.(cacink)