Iniesta Tenangkan Spanyol
Kamis, 24 Juni 2010 - 11:05 wib

Foto: Penyerang Timnas Spanyol Andres Iniesta (Reuters) PRETORIA - Menang atau mengubur impian juara. Pernyataan ini layak disematkan kepada Timnas Spanyol. Tim berjuluk La Furia Roja akan berjuang mengalahkan Chili pada pertandingan terakhir babak penyisihan Grup H.
Partai penentuan ini akan dilangsungkan di Stadion Loftus Versfeld, Sabtu (26/6/2010) dinihari.
Saat ini, posisi Spanyol masih terancam tersingkir dari Piala Dunia. Untuk memastikan diri lolos ke babak 16 besar, maka tim besutan Vicente del Bosque harus menundukkan Chili, yang mengemas enam poin. Pasalnya, Swiss yang juga mengantongi tiga poin sama seperti Spanyol lebih diuntungkan karena menghadapi tim kuda hitam, Honduras.
Kendati berat, Spanyol diuntungkan dengan kembalinya sang kreator lapangan tengah Andres Iniesta. Dia menyatakan siap membela Spanyol setelah absen saat menghadapi Honduras.
Penyerang Barcelona menegaskan dirinya 100 persen fit dan siap diturunkan pada laga mendatang.
"Saya berlatih dengan baik. Saya merasa baik dan bisa melakukan semuanya secara normal," kata Iniesta seperti dilansir reuters, Kamis (23/6/2010). (cacink)

Foto: Penyerang Timnas Spanyol Andres Iniesta (Reuters)


Henry was used as a sub twice: in the first game against Uruguay (0-0) and in Tuesday’s defeat to South Africa, whilst he sat out the defeat against Mexico. In his fourth World Cup, Henry was unable to relive the success of his first (winner in 1998) or the last (runner up in 2006), but he did repeat the poor performance of the French team who were also knocked out in the group stage in 2002.
Éric Abidal put in more minutes than Henry, starting both the first two games. He gave away a penalty against Mexico and before the final game told boss Domenech that he “was exhausted and couldn’t play”, following all the internal disruption in the camp.